Bukan Kebetulan Skuat Muda Chelsea Kini Melesat

Bukan Kebetulan Skuat Muda Chelsea Kini Melesat

Jakarta – Sesudah start yang labil, Chelsea sekarang mulai meluncur dengan berkelanjutan. Walau sebenarnya The Blues diisi sebagian besar beberapa pemain muda. Apa rahasianya?

Chelsea mengawali musim dengan jelek, kalah 0-4 dari Manchester United di pertandingan pertama. Tujuh laga selanjutnya dilewati dengan hasil dua kemenangan, 2x seimbang, serta tiga kekalahan.

Tetapi team garapan Frank Lampard itu selanjutnya bangun serta melejit. Tujuh pertandingan berturut-turut dimenangkan, jadi bekal bagus memandang duel ke-2 musuh MU musim ini di Stamford Bridge, Kamis (31/10/2019) pagi hari WIB, pada arena Piala Liga Inggris.

Keyakinan Lampard pada beberapa pemain muda Chelsea mulai terbayar. Jadi catatan, Chelsea punyai rata-rata umur pemain 26,2 tahun serta cuma kalah muda dari Arsenal, Wolverhampton Wanderers, serta Southampton.

Dua yang paling dihandalkan musim ini ialah Fikayo Tomori serta Mason Mount. Mereka adalah binaan akademi Chelsea semenjak masih remaja. Musim kemarin, keduanya dipinjamkan ke Derby County yang saat itu diasuh oleh Lampard.

Saat Lampard dipilih jadi manager Chelsea musim ini, Tomori serta Mount ditarik kembali pada Stamford Bridge. Keduanya juga memperoleh peluang untuk merampas satu tempat penting di team.

Tomori selama ini telah 11 kali tampil dengan catatan satu gol. Mount justru telah 14 kali bermain, dengan catatan empat gol serta dua assist. Keduanya juga mengutarakan bagaimana sentuhan personal Lampard menghidupkan keyakinan diri beberapa pemain.

Baca Juga : Waktunya Membalas Kekalahan Telak di Old Trafford, Chelsea?

“Benar-benar susah untuk terkait dengan manajer-manajer awalnya dengan personal. Awalnya hanya satu waktu dimana mereka lihat Anda ialah pramusim, saat demikian beberapa pemain kembali dari waktu peminjaman,” papar Tomori.

“Tapi kami saat ini mempunyai manager yang kenal beberapa pemain muda, dan mengerti apa yang dibutuhkan untuk ada di Chelsea,” paparnya. Mount justru hampir tinggalkan Chelsea sebab keluarga tidak meyakini dia dapat tembus team penting. Tetapi kegigihan serta kesabarannya membawa hasil: sekarang dia diakui Lampard.

“Saat saya 14 tahun, ayah saya katakan saya harus tinggalkan Chelsea. Ada banyak pemain bagus di akademi, tetapi beberapa orang menjelaskan sedikit pemain muda yang sukses tembus team penting,” tutur Mount.

“Seperti itu perbincangan yang berlangsung di antara kami, tapi saya katakan ke beliau jika saya bisa menjadi lulusan pertama yang masuk ke team penting semenjak John Terry, karena selalu jadi arah saya untuk menguatkan Chelsea serta tidak ingin pergi ke club lain.”

“Saya suka pada kompetisinya, serta bukti jika saya serta Fik (Tomori) musim kemarin bekerja bersama dengan Frank sudah memberi keuntungan ke arah pramusim. Punyai manager asal Inggris yang mengetahui semua pemain muda Inggris dari akademi memberikan kami keyakinan diri untuk tampil serta tunjukkan potensi,” kata pemain 20 tahun ini.