Campur Aduknya Perasaan Sarri di Laga Pertama Juve

Campur Aduknya Perasaan Sarri di Laga Pertama Juve

Parma – Maurizio Sarri tidak dapat mengikuti Juventus waktu menaklukkan Parma. Giovanni Martusciello menerangkan jika Sarri punyai perasaan campur aduk. Ada geram serta suka.

Pada pertandingan pembuka Serie A 2019/2020 di Ernio Tardini, Sabtu (24/8/2019) malam WIB, Juve hanya dapat menang 1-0 atas Parma. Gol kemenangan dilesakkan oleh Giorgio Chiellini di set pertama.

Juve jalani pertandingan ini tanpa ada dibarengi Sarri sebagai pelatih pada. Pelatih 60 tahun itu sedang dalam proses pemulihan pneumonia.

Pekerjaan bekas pelatih Napoli serta Chelsea itu juga diambil pindah Martusciello sebagai asisten. Martusciello terus lakukan komunikasi dengan Sarri pada sebelum laga, interval pertandingan, serta akhir pertempuran.

Baca Juga : Tertinggal dari Tim Inggris di Pasar Asia, Juventus Salahkan Serie A

Sarri disebutkan suka dengan hasilnya, tetapi ada rasa geram atas jalannya permainan karena sudah sempat tidak seperti yang diharapkan.

“Kami bicara dengan Sarri berulang-kali pada pagi hari. Jelas baginya, benar-benar susah untuk jauh dari team serta oleh karenanya ia ingin tahu apapun yang berlangsung, keadaan beberapa pemain, bagaimana mereka jalani awal liga,” kata Martusciello seperti diambil dari La Gazzetta dello Sport.

“Serta kami bicara dengannya sebelum laga, sepanjang interval, serta diakhir laga. Ia benar-benar suka dengan hasilnya, tapi dikit geram sebab ia perfeksionis. Saat suatu tidak berjalan mengarah yang diharapkan, jelas ia jadi dikit geram,” sambungnya.

“Ia suka dengan apa yang dikerjakan beberapa pemain di set pertama serta di atas semuanya ia benar-benar suka dengan bagaimana team hadapi peristiwa susah di permainan. Tujuan saya saat Parma bermain lebih agresif, serta kami berusaha dengan fisik, team menantang kesusahan itu serta itu reaksi itu sedikit dipunyai team lain,” tegasnya.