Andalkan Formasi 4-2-3-1, Fonseca Ingin Bangun Roma yang Berani dan Ambisius

Andalkan Formasi 4-2-3-1, Fonseca Ingin Bangun Roma yang Berani dan Ambisius

ROMA – Pelatih anyar Paulo Fonseca menguraikan visinya untuk bawa AS Roma yang berani serta ambisius hadapi musim 209/2020. Pakar strategi asal Portugal itu dipilih minggu ini dengan waktu kontrak dua tahun plus pilihan perpanjangan, sesudah habiskan tiga tahun di Shakhtar Donetsk.

“Sejak awal saya tidak punyai kebimbangan ingin hadir ke Roma. Ini club besar, dengan suport besar, serta saya ingin membuat suatu yang bisa bawa keyakinan diri serta ketertarikan pada club serta beberapa pendukungnya,” kata Fonseca dikutip situs sah club.

“Saya menginginkan team yang berani. Satu team yang ingin main menentang team paling besar serta team paling kecil dengan pendekatan yang sama. Kami harus membuat team yang bersaing, team yang dapat main dengan kualitas serta team yang mainkan style sepak bola untuk bikin beberapa fans bangga.”

“Buat saya, kualitas kapasitas penting. Tentunya kami ingin menang -dan arah terutamanya ialah untuk menang- tapi saling kami ingin membuat team yang mempunyai kualitas riil mengenai permainannya.”

“Bagi saya, kurang cuma menang. Saya senang menang, tapi saya ingin lihat beberapa ide kami diterapkan di luar sana, di lapangan. Saya ingin lihat kapasitas berkualitas tinggi, kapasitas yang bisa menggairahkan beberapa fans. Saya mengharap, fans pulang sekalian menjelaskan jika team main bagus serta team menang sebab mereka tampil berani. Itu penting buat saya.”

Baca Juga : Liverpool dan ‘Hantu Helloween’ di Premier League Musim Depan

“Italia salah satu liga terkuat di Eropa. Roma salah satu club paling besar di Eropa. Saya begitu ambisius serta itu salah satu arah penting dalam profesi saya untuk pada akhirnya melatih satu diantara team paling besar di Eropa.”

Eusebio Di Francesco bawa Roma ke semi final Liga Champions, tapi dikeluarkan pada bulan Maret serta manager sesaat Claudio Ranieri cuma dapat mengarahkan mereka ke tempat ke enam di Serie A 2018/2019.

“Saya yakin jika beberapa pemain Roma mempunyai kualitas untuk bermain permainan yang berani, ambisius, serta menyerang yang ingin saya aplikasikan. Style dimana kami menguasai musuh. Saya meyakini beberapa pemain mempunyai kualitas yang dibutuhkan karena itu.”

“Saya umumnya senang main dengan susunan 4-2-3-1. Tetapi, skema ini bukan hal yang sangat penting. Yang sangat penting ialah dinamika serta prinsip-prinsip dalam skema itu. Saya mengharap bisa membuat team yang begitu dinamis di sini.”

“Saya meyakini kami akan membuat team yang dapat dibanggakan oleh beberapa simpatisan. Ini akan berlangsung, saya meyakini akan hal tersebut. Team yang berani, team yang ambisius. Apabila Anda mempunyai beberapa bahan ini karena itu Anda akan mempunyai kesempatan yang lebih baik untuk menang.”